Cara Mengetahui Masa Subur Wanita
Hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum dan sesudah masa
ovulasi, hasilnya pun akan sangat berbeda. Karena itu, wajib dipelajari
dan dipahami cara menentuan masa ovulasi.
Berikut ini beberapa metode yang biasanya digunakan :
1. Berdasarkan siklus menstruasi.
Terdapat dua metode untuk menentukan masa ovulasi memakai sistem
kalender, yaitu berdasar siklus menstruasi teratur dan tidak teratur.
Ovulasi atau pelepasan sel telur yang biasanya terjadi 14 hari
sebelum hari pertama siklus haid berikutnya. Perhitungan hari pertama
haid bisa ditentukan apabila darah yang keluar deras pada hari itu,
tepatanya sebelum pukul 24.00. Namun , jika yang keluar hanya berupa
bercak darah belum bisa dihitung sebgai hari pertama haid.
Berapa pun lamanya siklus haid seorang wanita, menstruasi selalu
terjadi pada hari ke-14 setelah ovulasi. Untuk menentukan masa ovulasi,
maka siklus haid selalu dikurangi 14.
2. Sistem Pengukuran Suhu Tubuh.
Prinsip metode pun berdasarkan pengamatan bahwa ketika terjadi
pelepasan sel telur terjadi, suhu tubuh sedikit meningkat. Pengukuran
suhu tubuh dapat dilakukan setiap pagi setelah bangun tidur dan sebelum
bangkit dari tempat tidur atau sebelum makan dan minum, dengan mengukur
suhu rektum atau vagina. Dari pengukuran suhu tubuh yang didapat
diketahui bahwa hubungan seks dapat dilakukan dengan aman 3 hari setelah
terjadi peningkatan suhu tubuh.
No comments:
Post a Comment